Sana sini...

Rabu, 16 Jun 2010

Surat ADAM utk HAWA..



Terkesan sungguh hati ini.....


surat adam untuk hawa
Wahai sahabat Muslimat Sekalian,
Renung-renungkanlah intipati daripada
surat Adam kepada Hawa ini….Ketahuilah
olehmu wahai Bunga-bunga Islam,kita
adalah sayap kiri pada mereka(kaum
muslimin). Sedih rasanya jika teguran
baik yang mereka berikan kita tak
ambil kisah. Bukankah ia juga untuk
kebaikan bersama.Fikirkanlah wahai
sahabat-sahabatku……





SURAT ADAM UNTUK HAWA


Dengan nama Allah swt Yang Maha
Pemurah Lagi Maha Penyayang………..
Didoakan semoga kalian berada dibawah
lembayung rahmat dan keredhaan Allah
swt….



Hawa....
Maafkan aku jika coretan ini bisa
mengguris hatimu. Meskipun
kutahu,jiwamu selembut sutera dan bisa
hancur lantaran kata-kata yang bakal
ku ungkap ini, mengertilah duhai
Hawa....kerana kaulah pengubat
kesunyian waktu aku di syurga
dulu....dan engkau juga asalnya dari
tulang rusuk kiriku yang
bengkok,lantas kerana bimbang hidupmu
terpesong dari landasan yang
sebenarnya,kugagahi jua diri ini....



Hawa....
Maha Suci Allah yang telah
mentakdirkan kaummu melebihi
bilanganku di akhir zaman ini. Itulah
kebesaran dan penelitian Allah swt
dlm urusan-Nya. Bayangkanlah
Hawa...sekiranya kaumku melebihi
kaummu, yang pasti dunia ini kan
berkecai kerana huru-hara dan
diselimuti warna-warna suram lantaran
kekejaman dan penindasan....



Hawa....
Suka untukku mengajak dirimu agar
berfikir sejenak tentang hakikat
kekalutan yang melanda disaat ini.
Tapi permintaanku,duhai
Hawa...cubalah ! renungkan jua yang
sebenarnya dirimu kini sudah
berubah...Tidakkah kau mengerti bahwa
dirimu kini...kian berubah..tidakkah
kau mengerti bahwa dirimu adalah
umpama sekuntum bunga yang indah di
pandangan mata namun bukan perhiasan
semata-mata. Duri-duri yang
melingkarimu itulah hijab yang
digariskan oleh Allah swt sebagai
pelindung yang diertikan sebagai aurat
seorang yang bergelar wanita...Mengapa
Hawa? Mengapa harus kau biarkan ia
terdedah...kepada kami,kaum ajnabimu?
Betapa hancurnya hatiku menyaksikan
dirimu umpama bahan yang dapat
diperkotak-katikkan. Dimana-mana
saja,bisaku lihat dirimu menghayunkan
langkah ,bukan sebaik dulu
lagi...langkahmu kian pantas....apa
sebenarnya yang engkau kejari?...ku
sendiri tak pasti! Terkadang, ku tak
dapat membezakan antara dirimu dan
teman-teman yang lain...Bersama
hayunan langkah itu, suaramu kian
meninggi,diiringi gelak tawa yang
cukup memedihkan mata dan hatiku
ini...Sedarkah kau Hawa.....????
Haruskah aku terima hakikat yang kau
kini sudah berubah? Semakin jauh dari
landasan Tuhan yang pernah kutelunjuki
buatmu dahulu!!!



Hawa....
Mengapa mesti dirimu kini jadi
tontonan ramai? Perlukah kau hiasi
dirimu untuk menarik perhatian
sehinggakan yang seharusnya menutupi
auratmu, kau miliki dari ciri-ciri
yang ditegah dalam Islam? Sukar bagiku
untuk melihat kembali keadaan yang
mana sesederhana yang mungkin! Cukup
untukku merasakan kehadiranmu disaat
ini tidak lebih dari mempamerkan
perhiasan diri yang kau
punyai.....Fahamilah Hawa,usahlah
menurut kerakusan nafsu menjelajahi
sebutir peluru yang bisa hinggap di
mana saja meninggalkan fitnah buat
kaumku ini....



Hawa....
Betapa sakit dan pedihnya disaat
kulihat auratmu menjala, di sekeliling
pandangan....Aku tidak mahu
Hawa...suatu hari nanti, dinegeri yang
abadi itu, memperlihatkan seksaan
terhadapmu yang ku kira paling
dahsyat, apa tidaknya...seurat
rambutmu yang keluar, ular menanti
dimana-mana, sejengkal tanganmu
kelihatan ...aduh!! banyaknya seksaan
menantimu!...Mengapa begitu Hawa???
Tidakkah kau ingat apa yang perlu kau
jaga adalah maruahmu! Maruah seorang
wanita yang tersandar di bahumu
kelemahan dan kekurangan!!! Jadi
bagaimana seandainya kelakuan dan
auratmu terpamer di mana-mana saja??

Hawa...
Tidakkah kau malu dengan
pembohongan yang kau sembunyikan dalam
dirimu sendiri....Di sini auratmu kau
selindungi disebalik pemakaianmu, atas
dasar peraturan dan persekitaran
kalian...tapi jauh nun diluar
sana ,tersentak diriku tatkala dirimu
telah jauh berbeza! Tudung ke
mana,jilbab ke mana? Apatah lagi
tingkah lakumu...!!! Dimana kau
letakkan martabat seorang yang
bergelar muslimah? Aku diselubungi
rasa malu atas penghinaan ini!



Hawa....
Tutupilah auratmu, jagalah
dirimu ,bertuturlah dengan suara yang
lembut mampu kau kawal lantaran jika
terlanjur, semuanya bisa membawa dosa
padamu...Jangan kau memperlihatkan apa
yang tersembunyi pada dirimu..tapi
ingatlah ,cukuplah sekadar tapak
tangan dan wajahmu yang
dizahirkan ,namun bukan
kakimu,rambutmu,dan jua tubuhmu.....



Firman Allah swt:
“Dan katakanlah kepada wanita-
wanita beriman,hendaklah mereka
menahan dari pandangan mata mereka dan
memelihara kemaluan mereka dan jangan
menampakkan perhiasan mereka kecuali
yang zahir daripadanya...”



Hawa....
Mungkin ku harus menghentikan
bicara pertama ini di sini
dulu...Andai diizinkan Allah swt, kita
bersua lagi dilain lembaran dan yang
pasti aku tetap terus membimbingmu.
Harapanku agar muncullah walaupun
hanya secebis kesedaran dihatimu dan
akan mendoakan moga Allah swt membuka
hati kalian untuk mencetuskan
perubahan....Akhir
kata ,ketahuilah.............



“DUNIA INI MERUPAKAN PERHIASAN DAN
SEBAIK-BAIK PERHIASAN ADALAH WANITA
SOLEHAH!!”





Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...